Sabtu, 20 Oktober 2012

Patung Yesus Menakjubkan di dunia





1. Patung Kristus Penebus di Rio de Jeneiro, Brasil 



Patung Kristus Penebus (bahasa Portugis: Cristo Redentor) adalah patung Yesus Kristus dengan gaya arsitektur Art Deco terbesar dan terdapat di Rio de Janeiro, Brasil.

Patung memiliki tinggi 38 meter dan terletak di puncak dari Gunung Corcovado yang tingginya 710 m di Taman Nasional Hutan Tijuca, yang menghadap ke kota.
Patung ini menjadi simbol umat Kristen, dan menjadi simbol kebanggaan kota. Tangan patung ini yang terbuka dilihat banyak orang sebagai tanda dari kehangatan penduduk Brasil.
Gagasan untuk membangun sebuah patung yang besar di puncak Corcovado telah muncul sejak pertengahan 1850-an, ketika imam Katolik Pedro Maria Boss meminta dana dari Putri Isabel untuk membangun sebuah monumen keagamaan yang besar. Putri Isabel tidak menanggapi gagsan itu, yang kemudian sama sekali dilupakan pada 1889, ketika Brasil menjadi republik, dengan undang-undang yang mewajibkan pemisahan gereja dari negara.
Usul kedua untuk sebuah markah tanah yang besar berupa patung di gunung itu dibuat pada 1921 oleh Keuskupan Agung Rio de Janeiro. Keuskupan Agung mengorganisir sebuah acara yang disebut Semana do Monumento ("Minggu Monumen") untuk menarik para penyumbang, yang kebanyakan berasal dari Katolik Brasil. Rancangan-rancangannya dipertimbangkan untuk "Patung Kristus" termasuk sebuah representasi dari salib Kristen, sebuah patung Yesus dengan bola dunia di tangannya, dan sebuah pedestal yang melambangkan dunia. Akhirnya patung Kristus Sang Penebus dengan tangan yang terbuka yang dipilih.

Kristus Penebus adalah salah satu finalis untuk Tujuh keajaiban dunia yang baru, bersama-sama dengan 20 calon lainnya.

2. Monumen Yesus Memberkati di Manado, Indonesia

Patung Yesus Kritus yang dibangun di kota Manado, Sulawesi Utara berhasil dicatatkan dalam Museum Rekor Indonesia sebagai patung yang tertinggi di empat benua, yaitu Asia, Eropa, Afrika dan Australia. Patung yang diberi nama Monumen Tuhan Yesus Memberkati itu merupakan patung tertinggi kedua di dunia setelah patung Yesus di Brazil.
Patung setinggi 30 meter yang dibangun dalam tempo enam bulan yang berdiri tegak diatas ketinggian 242 meter dari permukaan laut ini berada di Kelurahan Tineleng, Manado.
Posisi patung menghadap langsung ke kota Manado dan pantai Manado. Dibawah patung yang diberi nama Monumen Tuhan Yesus Memberkati ini terdapat empat patung kecil yang digambarkan sebagai malaikat penjaga. Keseluruhannya terbuat dari bahan dasar fiber dan ditopang rangkaian besi baja agar kokoh.
Pembangunan Monumen Tuhan Yesus Memberkati yang menelan biaya milyaran rupiah ini didanai oleh Ciputra, pengusaha nasional yang juga merupakan pemilik lahan tempat berdirinya monumen ini. Setelah patung Yesus di Brazil, patung Monumen Tuhan Yesus Memberkati di Manado ini merupakan patung tertinggi kedua di dunia.
Sekaligus sebagai patung tertinggi di empat benua kecuali di Amerika. Sehingga Museum Rekor Indonesia mencatatkannya sebagai rekor baru. Monumen Tuhan Yesus Memberkati di kota Manado ini juga merupakan simbol kerukunan antar umat beragama yang dikenal sangat dijaga oleh masyarakat Sulawesi Utara.

 3. Patung Kristus Raja, Timor Leste
Patung Kristus Raja yang terletak di Bukit Fatucama sebelah timur Kota Dili, merupakan objek wisata rohani popular di Timor Leste. Setiap Sabtu dan Minggu serta hari-hari libur, kawasan ini menjadi serbuan warga Dili untuk melepas penat. Bukan saja warga lokal namun warga asing juga datang untuk menikmati pemandangan alam, sekaligus sebagai sumber inspirasi rohani.

Sebelum mencapai Puncak Kristus Raja yang merupakan tempat kudus bagi umat Katolik ini, kita akan melewati 14 stasi, yakni tempat berdoa bagi umat Katolik. 14 stasi ini melambangkan tempat perhentian Yesus Kristus dalam kisah sengsaranya di Bukit Golgota.

Selain Patung Kristus Raja, di bawah Bukit Fatucama ini terdapat kawasan pantai pasir putih yangindah, yang menghadap Kota Dili. Setiap Sabtu dan Minggu serta hari-hari libur, tempat ini menjadipilihan warga setempat.

Patung Kristus Raja dibangun pada masa pemerintahan Presiden Soeharto, tepatnya pada 1996, dua tahun sebelum lengsernya era Orde Baru.  Patung ini dibuat oleh seorang umat muslim dan 35 pekerja, dengan tinggi mencapai 27 meter. Tinggi patung ini melambangkan Timor Timur sebagai provinsi ke-27.

4. Patung  Cristo de la Concordia di Bolivia

Tinggi: 34,20 meter
Berat: 2.200 ton
Pendiri: César and Wálter Terrazas Pardo (mengikuti model patung Christ The Reedemer di Rio de Janeiro, Brazil)
Dibangun: 12 Juli 1987 - 20 November 1994

Sebenarnya jika yang dihitung hanya patungnya saja, maka patung Cristo de la Concordia merupakan patung tertinggi yang ada di dunia melebihi patung Christ the King (jika Mahkota patung tersebut tidak dihitung) dan juga lebih tinggi dari Patung Christ the Reedemer di Brazil. Namun patung ini sendiri sebenarnya merupakan replika dari patung Christ the Reedemer di Brazil.
Jika dihitung dengan pondasinya, maka patung ini memiliki tinggi total 40,44 meter.

 5. Patung Raja Kristus di Polandia

Sebuah kota kecil di Polandia sebentar lagi akan menjadi sorotan dunia dan tempat kunjungan bagi para turis. Swiebodzin, nama kota itu tengah membangun patung Yesus terbesar di dunia mengalahkan patung Yesus yang ada di Rio de Janiero, Brasil.

Di Swiebodzin, kota berpenduduk 21.000 yang terletak di perbatasan Jerman, patung Yesus dibangun setinggi 51 meter lengkap dengan mahkota berduri setinggi dua meter. Patung ini akan berdiri di atas bukit setinggi 16 meter untuk patung-patung lain juga akan dibangun di sekitar patung ini.

Patung Yesus ini diperkirakan rampung pada November mendatang. Patung ini akan memecahkan rekor patung Yesus terbesar yang saat ini ada di Rio de Janiero yang memiliki tinggi 38 meter lengkap dengan tiang salibnya.

Patung ini dibangun memakai dana sumbangan dari kalangan swasta dan didesain oleh pendeta lokal, Sylwester Zawadzki. Meski dibangun untuk menunjukkan rasa syukur dan terima kasih kepada Tuhan, namun kota ini berharap patung besar ini akan memikat para turis untuk berkunjung ke Polandia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar